Short answer
If you are following JPN, start with Indeks Harga Konsumen OECD and the policy-rate path. This gives you the quickest way to move between the domestic track and cross-country comparison.
Lacak IHK dan suku bunga kebijakan Jepang, lalu beralih dari jalur domestik ke perbandingan lintas negara.
If you are following JPN, start with Indeks Harga Konsumen OECD and the policy-rate path. This gives you the quickest way to move between the domestic track and cross-country comparison.
Next, switch the cross-country chart to the major-country basket so the comparison stays readable against peers in a similar phase.
Kesepakatan prinsip antara Amerika Serikat dan Tiongkok untuk menurunkan tarif pada beberapa barang dilaporkan menjadi sinyal makroekonomi paling jelas saat ini, menawarkan perbaikan sederhana bagi prospek perdagangan eksternal Asia. Perkembangan yang relatif konstruktif ini muncul di tengah berbagai guncangan global terkait kesehatan, keamanan, dan keselamatan publik. Bagi investor dan pembuat kebijakan yang berfokus pada Asia, kontrasnya terletak antara bantuan perdagangan yang tentatif dan latar belakang yang lebih luas yang masih mengancam kepercayaan diri, arus perjalanan, dan selera risiko.
Latar belakang makro Asia sedang terpukul oleh kombinasi risiko geopolitik yang lebih sulit, melemahnya kepercayaan terhadap diplomasi AS-Tiongkok, dan meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan energi. Pasar bereaksi setelah aksi jual Wall Street di tengah kekecewaan seputar pertemuan para pemimpin AS-Tiongkok, sementara konflik yang melibatkan Iran terus menekan ekspektasi minyak dan inflasi global. Pada saat yang sama, langkah-langkah baru untuk memperluas ekspor minyak mentah Kanada ke Asia menyoroti bagaimana perekonomian di kawasan ini mencoba melakukan diversifikasi pasokan dan mengurangi kerentanan terhadap guncangan.
Sinyal makro AS berubah menjadi lebih kompleks karena inflasi grosir meningkat tajam pada bulan April tepat ketika Washington melantik Kevin Warsh sebagai ketua Federal Reserve berikutnya. Pada saat yang sama, pembaruan pembelian semikonduktor dan saham teknologi besar mendorong Nasdaq dan S&P 500 ke rekor tertinggi. Secara keseluruhan, langkah-langkah tersebut menunjukkan bahwa pasar masih bersandar pada pertumbuhan dan optimisme AI meskipun inflasi dan ketidakpastian kebijakan masih menjadi fokus.
Pada 13 Mei, pasar saham AS mencapai rekor tertinggi baru, didorong oleh optimisme sektor semikonduktor dan kekuatan saham teknologi utama di Nasdaq serta S&P 500. Sementara itu, di Korea Selatan, fokus utama berita justru beralih ke politik dan kebijakan, dengan perhatian pada pemilihan umum 3 Juni dan kritik terhadap ide-ide ekonomi populis. Perkembangan ini menunjukkan bahwa kawasan Asia sedang menyeimbangkan dukungan eksternal dari siklus teknologi global dengan ketidakpastian kebijakan domestik.